Selasa, 30 Oktober 2012

Epilog Perenungan Diri

Ketika ku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri.
Ku minta lagi kupu-kupu, yang kudapat ulat berbulu.
Ku marah, sedih dan kecewa...seberapa besarkah salahku.



Namun ketika ku mulai melupakannya, kaktus itu berbunga indah sekali.
Ulat itu menjadi kupu-kupu, kupu-kupu yang menawan.
Itulah janji Allah, slalu indah pada waktunya.
Allah tdk slalu memberikan apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.
Kadang kita sedih, kecewa, terluka, tapi jauh di atas  segalanya, Dia sedang merajut yang terbaik untuk hidup kita.






Dikutip dari teman saya Febrian Toni Alminangkabauwiy.